Ide Itu Ada

Andai saja; ada alat yang dapat mengonversikan sebuah ide atau pemikiran seseorang menjadi sebuah tulisan saat itu juga. Memang, khayalan tadi terdengar kurang masuk akal. Tapi, percaya atau tidak, semuanya berasal dari sebuah; ide.

Bagi saya pribadi, ide merupakan barang langka yang sangat berharga. Namun, selayaknya saya; barang berharga sering kali saya jaga kurang baik, sehingga, barang berharga tersebut akan rusak atau hilang.

Ide-ide sering kali datang kepada saya pada waktu yang kurang tepat. Pernah, saya mendapat ide untuk menulis tentang patah hati pada saat saya sedang berada di kelas, namun, saya berpikir; 'Patah pensil saja ribet, apalagi, kalau nulis tentang patah hati'.

Iya, malas memang terkonsep.

Juga, saya pernah mendapat ide untuk menulis tentang fase hidup remaja Indonesia. Namun, lagi-lagi, ide itu sampai sekarang tidak saya garap dengan baik. Ibaratnya, jika kamu sedang memasak air; kamu harus terus memerhatikannya; memerlakukannya dengan baik. Kalau tidak, air yang mendidih itu akan hangus, lalu, menguap begitu saja; seperti ide-ide dan pemikiran.

Lanjut.

Dan, terkadang. Yang membuat saya jarang menulis di blog ini adalah karena saya bingung mau mengangkat hal apa ke dalam sebuah tulisan, karena, saking banyaknya ide yang datang dan saya tak dapat mengendalikannya. Memang, sebuah tulisan itu datang dari sebuah keresahan penulisnya akan suatu hal.  

Seperti tulisan saya sebelumnya, di situ saya menulis tentang game online dan hal lainnya menjadi sebuah tulisan. Dan, semua itu berasal dari sebuah keresahan saya terhadap hal tersebut. Bisa dibilang saya berhasil mengubah keresahan itu menjadi sebuah ide, dari ide tersebut terbitlah sebuah tulisan. Dan, ini yang mungkin kalian belum tahu; dari semua ide yang datang, tidak semuanya berhasil menjadi sebuah karya, ada yang tertimbun, ada juga yang mati. Maka dari itu, wajib hukumnya mengapresiasi sebuah karya karena kita belum tentu tahu proses dibaliknya. 

Intinya, ide untuk bahan sebuah tulisan itu ada, yang sulit adalah mengolahnya dengan baik. Percayalah, banyak sekali draft tulisan yang akan saya selesaikan, lalu, akan saya unggah di sini. Karena, saya senang melakukannya.


Terima kasih telah membaca. Tabik!






0 komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih buat yang sudah baca. Jangan lupa berkomentar di kolom yang telah disediakan, cukup hati aja yang sepi, blog ini jangan.

Oh, iya. Jangan lupa untuk berlangganan blog ini dengan mengisi surat elektronik Kamu pada kolom di bawah agar Kamu mendapatkan notifikasi terkait postingan terbaru di blog ini. Gratis!

-Agung Rizqi