Balada Potong Rambut


Hi! Ini adalah tulisan saya yang terinspirasi dari kejadian nyata, semua nama saya samarkan agar supaya.... Ah, pokoknya, silakan membaca:)


***


‘Jadi, kunci agar kamu dilirik oleh perempuan adalah penampilan, gung.’ Ucap Gian kepada saya diantara percakapan kami.

Siang itu, Saya bersama Gian sedang mengisi hari sabtu dengan memancing ikan di sebuah pemancingan yang cukup terkenal di sekitar tempat kami tinggal. Gian adalah laki-laki, teman saya sejak SMP dulu. Dia anak kedua dari tiga bersaudara. Dia adalah anak dari seorang pedagang sayur yang cukup sukses di usia mudanya. Oleh sebab itu, Gian terobsesi menjadi pedagang sayur seperti orang tuanya. Walau seperti itu, Gian tetap memerhatikan pendidikannya. Ia sekolah di SMA yang cukup terkenal, terpisah dari saya yang terjun bebas ke SMK.

‘Masuk akal.’ Timpal saya. Sudah sekitar 15 menit kami memancing di tempat itu. Namun, tak ada satupun umpan di kail milik Gian yang membawa ikan ke daratan. Sepertinya, itu adalah kali pertama dan terakhir saya membawa Gian untuk memancing ikan bersama.

‘Jadi?’ Tanya Gian dengan intonasi yang sedikit naik.

Saya melirik kepada Gian, sambil memakan gorengan yang saya bawa dari rumah, saya membuka suara, ‘Iyaaa-iyaaa, saya akan membenahi penampilan’.

Kemudian, Gian bergeser mendekati saya. Tangan kanannya mengusap rambut saya cukup lama sambil berkata, ‘Hal pertama yang harus kamu benahi adalah rambutmu’

UHUK! Seseorang Bapak-bapak di seberang kolam tiba-tiba batuk dengan keras. Kami menengok ke arahnya. Canggung pun datang tanpa permisi.

Hari berganti, pada siang hari yang cukup panas saya memutuskan untuk pergi ke tempat potong rambut. Sesuai dengan keadaan, hari itu saya menjatuhkan pilihan kepada tempat potong rambut yang biasa saja, yaitu Asgar. Jika kamu bertanya, apa kepanjangan dari Asgar? Jawabannya adalah Asli Garut, setidaknya itu yang saya tahu. Kalau salah, mohon jangan ngadu ke tukang tahu.

Tempat potong rambut yang saya maksud itu tidak terlalu jauh dari rumah, namun, jika berjalan kaki akan terasa jauh bagi saya. Jadi saya memutuskan untuk pergi ke sana dengan mengendarai sepeda motor, tak lupa dengan helm SNI yang saya beli di pinggir jalan lima bulan kemarin. Ehem.

Setelah beberapa menit, saya sampai di tempat tujuan. Hari itu adalah hari minggu, dan nasib baik sedang menemani saya, karena, tidak-seperti-biasanya Asgar pada hari minggu tidak terlalu ramai oleh pelanggan. Mata saya melirik ke sekeliling tempat itu. Ada tiga orang laki-laki dengan umur yang berbeda sedang dipotong rambutnya, dan, ada seorang bapak-bapak sedang menunggu di kursi yang telah disediakan.

Saya yang baru datang kemudian langsung duduk di samping bapak-bapak tadi. Menyadari ada orang yang datang, bapak tersebut menengok ke arah saya lalu bertanya....

....‘Potong rambut mas?’

ENGGAK! SAYA KE SINI MAU RAPAT ALIANSI PENGGUNA MAMA LEMON!

Saya melirik bapak-bapak tersebut, lalu, mengangguk sambil tersenyum.

Jujur, saya tak habis pikir. Kok bisa ya bapak-bapak bertanya seperti itu?

Lalu pertanyaan yang muncul di pikiran saya adalah; emang apa lagi yang bisa saya lalukan di sini?

Main takraw?
Menggembala Unta?
Berlatih Taekwondo?

Kan enggak!

Setelah beberapa menit menunggu, dua dari tiga orang selesai dipotong rambutnya. Dan tahu apa yang terjadi? Bapak-bapak tadi menepuk pundak saya lalu berkata, ‘Yuk mas’

SO’ ASIQ BANGET SI?!

Saya pun langsung beranjak menuju “Kursi eksekusi”, Kang cukur yang akan memotong rambut saya kira-kira usianya kurang lebih 30 tahun. Badannya tegak, otot di lengannya sedikit menonjol. Dan satu hal yang mengganggu saya adalah, rambut dia berwarna kuning terang, namun...  kulitnya sedikit gelap. Jika dilihat dari jauh, Kang cukur itu persis seperti jagung bakar yang dijual di Puncak.

Kang cukur tadi menatap ke cermin yang ada di depan kami, dengan satu tarikan napas dia bertanya, ‘Mau dipotong gimana pak?’

Saya langsung menimpal, ‘Mas, aja. Jangan panggil pak’

‘Iya, mas. Mau dipotong gimana?’ Tanya dia, lagi.

‘Rapihin aja’

Dia berkata dengan cepat, ‘Oke cip’

YA ALLAH:( SO’ IMUT BEUT!

Setelah potongan rambut sudah ditentukan, mesin potong rambut mulai dinyalakan. Dengan lihai, Kang cukur memotong rambut saya tanpa ragu. Rambut saya mulai dipotong di bagian pinggir, belakang, sampai sedikit di bagian atas. Terlihat sekali ia sangat profesional, jadi potongannya rapi. Coba saja dia gak profesional; ketika harus potong rambut pelanggan disaat suasana hati sedang galau-galaunya, bisa jadi dia akan potong rambut pelanggan tak beraturan sambil ngedumel, ‘Jahat banget kau Hayati, akan kuhabisi lelaki yang merebutmu dariku!'

Lalu, orang yang dipotong rambutnya berkata sambil pasrah, ‘Yah, rambut saya juga habis nih, Kang’
       
Tak terasa, potongan rambut saya hampir jadi, tinggal sedikit lagi bagian untuk dirapikan. Berbeda dengan bapak-bapak-so-asik di pinggir saya, potongan rambutnya masih jauh dari kata selesai. Saya melirik kearahnya, dia hanya diam seribu bahasa. Sampai suatu ketika, tak ada angin tak ada hujan. Tiba-tiba....

...MATI LISTRIK!

Semua mata tertuju ke depan cermin, terjadi keheningan seketika. Kami yang ada di ruangan tersebut saling tatap satu sama lain, ada wajah-wajah yang panik. Terlihat jelas, bapak-bapak-so-asik mengucurkan keringat di wajahnya, Kang cukur yang melayaninya bertanya, ‘Kenapa pak?’

Bapak-bapak-so-asik menarik napas, ia pun berkata dengan nada yang cukup tinggi, ‘KENAPA? INI RAMBUT SAYA GIMANA, KANG?’

Kang cukur mencoba menenangkan, saya masih duduk di tempat yang sama sambil melihat tingkah mereka. Ingin sekali saya bertanya kepada Bapak-bapak-so-asik sambil sedikit tersenyum.... 

...‘Potong rambut pak?’




***


Dua hari setelahnya, saya bertemu lagi dengan Gian untuk bermain bulutangkis di lapangan terbuka. Di sore itu saya ceritakan apa yang terjadi pada saya di tempat potong rambut Asgar. Kami terus tertawa sepanjang permainan, setelahnya kami sedikit berbincang. Dan di antara perbincangan itu, Gian tiba-tiba mengusap rambut saya sambil berkata, ‘rambutmu bagus’

UHUK! Abang-abang bakso batuk di dekat kami, canggung kembali terjadi.

Bagikan Ke:    Facebook Twitter

5 komentar:

  1. Deposit Dan Withdraw haya 3 menit saja serta Bebas Melakukan WD Selama Bank Online.
    Kami Memiliki beberapa Promo dan Bonus yang menarik di semua Games yang kami tawarkan untuk anda!!
    1 USER ID UNTUK SEMUA GAMES DALAM 1 WEBSITE
    Promo yang kami sediakan:
    * Bonus Cashback Sportbook Up To 10%
    * Bonus Rollingan Casino 0.8%
    * Promo Bonus Referal 2.5%
    * Promo Bonus Rollingan Poker 0.3%
    Games yang kami sediakan :
    - Sportbook
    - Tangkas
    - Togel (Singapore)
    - Poker & Domino
    - Baccarat - Rollet - Sicbo
    - Keno 5
    - Slot
    Untuk info yang lebih lanjut Hubungi kami :
    PIN BB : 335A62F1
    YM : Partai99
    WHATSAPP : +85587419560
    BERGABUNGLAH BERSAMA KAMI di PARTAI99

    BalasHapus
  2. Minimal Deposit dan Withdraw 50.000. Untuk Proses Deposit Dan Withdraw haya 3 menit saja serta Bebas Melakukan WD Selama Bank Online.
    Kami Memiliki beberapa Promo dan Bonus yang menarik di semua Games yang kami tawarkan untuk anda!!
    1 USER ID UNTUK SEMUA GAMES DALAM 1 WEBSITE
    Promo yang kami sediakan:
    * Bonus Cashback Sportbook Up To 10%
    * Bonus Rollingan Casino 0.8%
    * Promo Bonus Referal 2.5%
    * Promo Bonus Rollingan Poker 0.3%
    Games yang kami sediakan :
    - Sportbook
    - Tangkas
    - Togel (Singapore)
    - Poker & Domino
    - Baccarat - Rollet - Sicbo
    - Keno 5
    - Slot
    Untuk info yang lebih lanjut Hubungi kami :
    PIN BB : 335A62F1
    YM : Partai99
    WHATSAPP : +85587419560
    BERGABUNGLAH BERSAMA KAMI di PARTAI99

    BalasHapus
  3. TRADING ONLINE
    BROKER AMAN TERPERCAYA
    PENARIKAN PALING TERCEPAT
    - Min Deposit 50K
    - Bonus Deposit 10%** T&C Applied
    - Bonus Referral 1% dari hasil profit tanpa turnover

    Daftarkan diri Anda sekarang juga di www.hashtagoption.com

    BalasHapus

Terima Kasih buat yang sudah baca. Jangan lupa berkomentar di kolom yang telah disediakan, cukup hati aja yang sepi, blog ini jangan.

Oh, iya. Jangan lupa untuk berlangganan blog ini dengan mengisi surat elektronik Kamu pada kolom di bawah agar Kamu mendapatkan notifikasi terkait postingan terbaru di blog ini. Gratis!

-Agung Rizqi